Home > Info > Atribut vs Komunitas

Atribut vs Komunitas

Komunitas tidak lepas dari atribut-atribut, seperti logo komunitas, slogan, dan sebagainya yang ditampilkan dalam bentuk stiker, jaket,pin dan lain-lain. Bahkan ada yang mengibarkan bendera komunitasnya.

EKSISTENSI vs AROGANSI

Tentu akan merasa bangga apabila komunitasnya dikenal banyak orang / masyarakat. Tetapi dikenal sebagai yang seperti apa, itu jauh lebih penting. Antara lain… Terkenal selalu mengadakan acara sosial, sering mengadakan kegiatan bermanfaat, sering mengadakan donor darah bersama, sering konvoi yang menimbulkan macet total, hingga sering terdengar bikin onar dan arogan. Penilaian-penilaian tersebut muncul di masyarakat dan oleh masyarakat sendiri. Artinya kita (komunitas) harus sadar bahwa sekalipun kita sedang asik masuk berkumpul dengan komunitas kita, di sekitar kita adalah masyarakat, yang selalu terbuka mata dan telinganya untuk menilai apakah kehadiran komunitas tersebut membawa manfaat atau tidak.

 

ATRIBUT SEBAGAI ALAT KONTROL SIKAP

Atribut Apapun yang kita pajangkan di kendaraan kita (stiker, gambar, logo,pin dsb), secara tidak langsung membuat masyarakat / pengguna jalan lain mengasosiasikan kita dengan komunitas tersebut. Misalnya, ada mobil/motor ugal-ugalan di jalan, begitu didekati,.. ada stiker Blablablabla di kaca belakang mobil atau dibawah plat nomor motor… Tidak sedikit orang berkomentar… “ini klub apa sih.. ugal-ugalan gitu ya…” Jika ada banyak yang berperilaku seperti itu di jalan, maka akhirnya masyarakat akan menganggap klub tersebut adalah klub ugal-ugalan, dan sebagainya. Apabila kita memasang atribut suatu komunitas apalagi identitas organisasi/perusahaan, maka suka tidak suka kita perlu lebih menjaga diri dan sikap ketika bekendara di jalan. Jadi, dengan adanya suatu atribut, diharapkan perilaku di jalan akan terjaga, penuh toleransi, dan sebagainya. Jangan menjadi sebaliknya, memasang bahkan memamerkan atribut tertentu untuk bisa ‘merasa lebih berhak’ di jalan.Suka ugal-ugalan dan semaunya di jalan? lebih aman lepas semua atribut komunitas yang ada, ketimbang merugikan komunitas itu sendiri oleh ulah/tingkah laku kita.

  1. No comments yet.
  1. No trackbacks yet.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: